Bangkitkan Ekonomi Pasca Covid-19, KIP Jeihan Nabila Beroperasi di Perairan Kundur Barat

0
827
KIP Jihan Nabila

KARIMUN, KABARTERKINI.co.id – Kehadiran Kapal Isap Produksi atau KIP Jeihan Nabila di perairan Kabupaten Karimun, khususnya di Kecamatan Kundur Barat diharapkan dapat membantu membangkitkan ekonomi daerah. Mengingat dua tahun kebelakangan ini, Indonesia termasuk Kabupaten Karimun, sempat mengalami penurunan perekonomian akibat pandemi Covid-19.

Untungnya, antara Pemerintah Kabupaten Karimun, TNI, Polri dan masyarakat saling bahu membahu menghadapi pandemi ini. Akhirnya perlahan tapi pasti, kasus Covid-19 terus melandai. Meskipun terus melandai, bukan otomatis perekonomian daerah langsung pulih.

Perlu kebijakan cepat dilakukan Pemerintah Kabupaten Karimun membuka kran investasi berbagai sektor, salah satu sektor pertambangan timah. Karena kabupaten kepulauan ini, merupakan kabupaten penghasil timah terbesar di Provinsi Kepulauan Riau, termasuk Indonesia.

Tokoh Pemuda Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Atan Cafe membenarkan, investor sektor pertambangan timah, perlu didukung seluruh elemen, baik masyarakat maupun pemerintahan. Karena sektor ini paling cepat mendongkrak perekonomian daerah.

Namun membuka lebar-lebar pintu investasi pertambangan timah, tetap harus mengikuti prosedur berlaku. Agar saat mengeksploitasi sumber daya alam, investor tidak merusak alam. Yang paling terpenting, investor itu harus peduli perekonomian masyarakat.

“Jadi saya sangat mendukung pemilik KIP Jeihan Nabila mengeksploitasi pertambangan timah di perairan Kecamatan Kundur Barat. Selama mereka tidak merusak alam laut, serta peduli ekonomi masyarakat, khususnya para nelayan,” kata Atan diamini sejumlah rekannya pada KABARTERKINI.co.id di Pantai Sawang, Selasa 19 Oktober 2021.

Dengan beroperasi KIP Jeihan Nabila, mitra kerja PT Timah Tbk, sambungnya, jelas telah mengikuti prosedur berlaku, dari perizinan hingga dampak lingkungannya. Sehingga dalam beroperasi harus di dukung.

“Sekali lagi saya berharap, selama beroperasi di perairan Kecamatan Kundur Barat, KIP Jeihan Nabila dan lainnya harus membantu perekonomian nelayan tempatan. Supaya para nelayan, serta keluarganya dapat merasakan manfaat dengan kehadiran kapal isap timah yang beroperasi di wilayah perairan tangkap ikan mereka,” saran Atan.

Tokoh Masyarakat Kelurahan Sawang Mahadi ditempat terpisah mengatakan hal senada. Selama ini tidak ada masalah bagi mayoritas nelayan dengan beroperasi kapal isap timah di wilayah mereka. Apalagi selama beroperasi, perusahaan timah milik negara maupun swasta, melalui CSR, membantu mereklamasi pantai, membangun talut, dermaga tambatan perahu dan lainnya.

“Sama seperti KIP Jeihan Nabila beroperasi di perairan Kecamatan Kundur Barat, meski masih hitungan hari beraktifitas dan belum memperoleh keuntungan, mereka tetap peduli kepada masyarakat pesisir, dari memberi bantuan dana segar dan lainnya,” pungkas Mahadi. (*iwan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini