Bupati Natuna Jajaki Kerjasama dengan Dubes Singapura

0
304

kabarterkini.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal melakukan penjajakan kerjasama dengan sejumlah negara tersohor didunia. Mulai dari negara dibenua Asia, Amerika dan Eropa, hingga negara tetangga di Asia Tenggara.

Setelah sebelum, Hamid bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Natuna, juga menyambangi Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Rabu 4 Desember 2019.

Didampingi Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Natuna Moestofa, Kepala Dinas Perikanan Natuna Zakimin, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Natuna Hardinansyah, Kabag Humas dan Protokol Setda Natuna Defrizal serta Kasubbag Antar Lembaga Setda Natuna Ronnie Indra, Hamid sambangi Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Negara Singapura untuk Indonesia, di Jakarta.

Dalam pertemuan dengan Duta Besar Singapura, Anil Nayar, Ketua DPW PAN Kepulauan Riau itu menyampaikan sederet potensi unggulan yang terdapat di Natuna, yang bisa dikelola dan dikembangkan secara maksimal. Hal ini bertujuan untuk memancing investor asal Singapura, agar bisa berinvestasi dan menjalin bisnis kerjasama dengan pemerintahannya.

Hamid Rizal berjanji akan menjamin kemudahan dan keamanan bagi setiap Investor yang datang dan membuka usaha di Negeri Laut Sakti Rantau Bertuah itu.

“Saya sangat bangga sambutan sangat baik dan respon positif dari pihak Kedubes Singapura untuk Indonesia, terhadap kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Natuna,” kata Hamid.

Pertemuan ini, menurutnya, merupakan awal penjajakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Natuna dengan Pemerintah Singapura, melalui Kedubesnya. Kedepan akan disusun pertemuan langsung dengan sejumlah Investor dari negeri Singa tersebut, demi kemajuan dan perkembangan Natuna kearah lebih baik.

Sementara sektor unggulan ditawarkan Pemerintah Kabupaten Natuna kepada Pemerintah Singapura, meliputi sektor pariwisata, kelautan dan perikanan. Namun tidak tertutup kemungkinan sektor lain diluar itu juga akan menjadi daya tarik bagi para Investor asal Singapura.

“Penjajakan kerjasama ini dapat membuahkan hasil positif. Sehingga mampu dijadikan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), bagi kesejahteraan masyarakat dan daerah Natuna,” ungkap Hamid.

Sebab, saat ini Pemerintah Kabupaten Natuna hanya bergantung pada Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi (DBH Migas), yang nilainya dari tahun ketahun selalu mengalami kemerosotan.

Penjajakan ini diharap menjadi langkah awal dan strategi Pemerintah Kabupaten Natuna, untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan sumber PAD, yang nantinya dapat masuk kedalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Natuna kedepan. (*humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here