Isdianto – Suryani Disambut Antusias Warga Kepri, Pengamat: Peluang Menang Paslon Tinggi

0
644

Kabarterkini.co.id, Batam – Setelah melalui proses panjang dan mengalami dinamika politik, akhirnya Isdianto memutuskan memilih pasangannya, Suryani, untuk berlaga di Pilkada Kepri, Desember mendatang. Tidak hanya itu, selama ini masyarakat menunggu dan penasaran, Plt Gubernur Kepri itu, akan memakai ‘perahu’ mana, mengarungi kontestasi Pilkada 2020, akhirnya terjawab.

Kabar pasti duet pasangan “Isdianto-Suryani”, sementara didukung Partai Hanura dan PKS. Praktis menjadi perbincangan warga dan langsung ramai di jagat sosmed. Pasalnya, sudah lama Isdianto menjadi primadona pada Pilkada Kepri. Tidak heran banyak figur meminangnya menjadi pasangan.

Pengamat Politik Kepri, Indira Nainggolan menyatakan Isdianto adalah figur penting dalam Pilkada Kepri. Karena posisinya sebagai petahana, tidak bisa disepelekan. Maka tidak heran, jika banyak kalangan ingin meminang atau bahkan menjegal, supaya Isdianto tidak ikut kenduri Demokrasi di kawasan Selat Malaka tersebut.

“Saya mengamati bagaimana euforia masyarakat ketika munculnya kabar duet Isdianto-Suryani muncul ke permukaan. Seperti angin segar bagi masyarakat, khusus pendukung almarhum HM. Sani (abang kandung Isdianto, mantan Gubernur Kepri). Yang hampir lima bulan ini saya kira menunggu,” ungkapnya melalui keterangan pers, Jumat kemarin.

Sebagai Petahana, menurut Indira, Isdianto sangat wajar memilah dan memilih pasangan. Sejak dini bahkan Soerya Respationo diketahui telah meminta Isdianto menjadi wakilnya. Begitu juga beberapa nama muncul di periode pra pendaftaran ke KPUD Kepri. Banyak dipasang-pasangkan dengan Isdianto. Jika akhirnya Suryani dipilih menjadi wakilnya, pasti telah menempuh berbagai kajian dan pertimbangan strategis.

“Keputusan Isdianto memilih Suryani sepaket dengan PKS. Kita tahu bersama partai itu teruji militansi kadernya dan memiliki jaringan pengajian luas di Kepri. Jika hal itu ditambahkan dengan kekuatan pemilih Sanur solid, tentu akan menjadi kekuatan luar biasa,” terang Indira.

Dari tiga Paslon, kemungkinan berlaga nanti, pengamat lulusan UGM ini menilai, paslon Isdianto-Suryani memiliki peluang menang cukup tinggi. Tapi sebenarnya, pertarungan ini, pertarungan ulang kekuatan pilkada lalu, SANUR Vs SAH.

“Bedanya kini, kubu SAH pecah menjadi S dan AH. Sementara pemilih SANUR cukup solid. Pemilih dari PKS sendiri karakternya sama dengan pemilih Sanur bahkan patut diduga di pilkada lalu mereka lebih memilih Muhammad Sani ketimbang Soerya Respationo walau partainya berada di kubu SAH,” katanya.

Di tempat terpisah, Warga Sagulung, Kota Batam Syukri Abdullah, menyambut baik munculnya duet Isdianto-Suryani. Menurutnya duet ini memberikan semangat agamis yang kental sebagai ciri khas budaya Melayu.

“Kepri itu Bunda Tanah Melayu. Adat istiadat dan budayanya kental dengan nuansa keislaman dan akhlakul karimah. Kita yakin Pak Isdianto bisa menjaga itu kekhasan itu,” ujarnya.

Diketahui, duet Isdianto-Suryani direncanakan bakal melakukan deklarasi pada akhir Juli 2020. Setelah Isdianto-Suryani mendapatkan surat rekomendasi dari PKS pada Rabu pekan depan. Hal itu disampaikan Isdianto usai menghadiri pembukaan rumah makan Crystal Fatima di Jalan Ir. Sutami, Tanjungpinang, Jum’at lalu. (*herbin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here