Ketegangan di Laut Natuna Utara, Bakamla Vs Kapal Ikan Vietnam

0
421
PETUGAS Bakamla saat mengamankan kru Kapal Ikan Asing asal Vietnam

Kabarterkini.co.id, Natuna — Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, dengan menggunakan KN Pulau Dana-323 menangkap Kapal Ikan Asing asal Vietnam. Kapal ikan Vietnam itu ditangkap saat sedang mencuri ikan di wilayah Laut Natuna Utara, Ahad 26 Juli 2020.

Kronologis kejadian, siaran pers Bakamla RI, KN Pulau Dana-323 tengah melakukan patroli di Laut Natuna Utara. Tidak lama berselang, armada milik negara itu, melihat satu unit kapal ikan Vietnam. Lalu, mencoba komunikasi dengan radio VHF, sekitar pukul 11.00, namun tidak di respons.

Karena tidak di respons, KN Pulau Dana-323 melakukan manuver mendekati kapal ikan Vietnam, sambil komunikasi menggunakan isyarat Semaphore. Saat mengetahui akan diperiksa, kapal ikan Vietnam itu malah menambah kecepatan dari 2 knot menjadi 8 knot, dan terus berusaha menjauh dari KN Pulau Dana-323.

Selain itu, kapal ikan Vietnam tersebut melepaskan tanda jaring ikan berwarna hitam untuk menghilangkan barang bukti. Namun, kapal Bakamla tetap melakukan pengejaran. Merasa tidak mampu melepaskan diri dari kejaran KN Pulau Dana-323, awak kapal ikan Vietnam membakar ban di buritan. Asap hitam terlihat mengepul di udara.

Mereka melaju kencang dengan manuver zig-zag, sehingga membahayakan kapal-kapal niaga asing melintas di alur lintas kepulauan Indonesia (ALKI). Pengejaran terus berlanjut, kapal ikan Vietnam menambah pembakaran ban di bagian buritan dan haluan.

Saking panik, mereka hendak menabrakkan diri ke kapal MV. AKIJ OCEAN yang melintas di sekitar area penghentiannya. Melihat hal tersebut, KN Pulau Dana-323 langsung berkomunilasi dengan MV. AKIJ OCEAN dan memperingatkan untuk memperhatikan manuver KIA dan menghindar demi keselamatan.

Komandan KN Pulau Dana-323 Letkol Bakamla Hananto Widhi memerintahkan 1 Tim VBSS dan RHIB melumpuhkan KIA. Proses pendekatan Tim VBSS telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan mengelilingi kapal ikan Vietnam sebanyak 2 kali guna mengidentifikasi keadaan.

Setelah dilaksanakan identifikasi, Tim VBSS mendekat pada lambung kiri, untuk berkomunikasi menggunakan pengeras suara memerintahkan kapal ikan Vietnam mematikan mesin.

Mereka tetap tidak kooperatif dan tetap melakukan manuver berbahaya berkali-kali. Hingga akhirnya mencoba menabrakan diri ke KN Pulau Dana-323. Tembakkan peringatan kemudian dilepaskan ke udara.

Kapal ikan Vietnam itu tetap berusaha melarikan diri dengan bermanuver melingkar dan membahayakan Tim VBSS. Selanjutnya Tim VBSS melepas tembakan ke anjungan kapal ikan Vietnam. Akhirnya, kapal itu mengurangi kecepatan dan Tim VBSS berhasil merapat di lambung kiri.

Selanjutnya Tim VBSS melakukan pengamanan dengan mengumpulkan semua anak buah kapal (ABK) di haluan kapal. Prosedur pengamanan tidak hanya dilakukan terhadap ABK, namun juga di seluruh bagian kapal.

Kapal ikan Vietnam berhasil dirapatkan ke KN Pulau Dana-323. Dari pemeriksaan awal, diketahui kapal itu telah memuat ikan sebanyak 2 ton. Untuk dilakukan proses lebih lanjut, kapal ikan Vietnam beserta seluruh ABK dikawal personil KN Pulau Dana-323 menuju Selat Lampa – Natuna.

Sementara bukan rahasia umum, pencurian ikan dilakukan kapal ikan asing kerap terjadi di Laut Natuna Utara. Kapal-kapal itu, selain Vietnam, juga berasal dari China, Thailand dan Malaysia. (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here