Pipa Pamsimas di Potong PDAM, Warga Tanjung Sebauk Kesulitan Air Bersih

0
979
AMIRUDDIN, menunjukan pipa Pamsimas menyatu dengan milik PDAM Tirta Nusa Natuna

Kabarterkini.co.id, Natuna – Amiruddin sungguh semangat menceritakan kesulitan air bersih dialami desanya, Tanjung Sebauk, Kecamatan Bunguran Batubi. Kesulitan itu terjadi, sejak pegawai PDAM Tirta Nusa Natuna memotong pipa air bersih milik desanya. Padahal, sebelum pipa di potong PDAM, desanya “gemah ripah” air bersih.

“Kejadian pemotongan pipa Pamsimas Tanjung Sebauk, tidak salah, sebelum puasa kemarin,” kata Amirudin pada awak media, Senin sore 8 Juni 2020. “Alasan pemotongan, PDAM akan menyatukan pipanya dengan pipa milik Pamsimas.”

Dengan terjadi pemotongan, serta disatukan antara pipa Pamsimas Tanjung Sebauk dengan milik PDAM, sejak saat itu, air bersih tidak pernah mengalir. Sebab mesin sedot di bak penampungan milik Pamsimas tidak dioperasikan lagi.

“Percuma di operasikan atau difungsikan, mengingat pipanya telah diambil alih PDAM,” terang Amiruddin. “Sayangnya, pipa Pamsimas di ambil alih, air bersih dari PDAM tidak pernah mengalir kerumah-rumah warga Tanjung Sebauk.”

Jadi, sambung pria separuh baya itu, warga Tanjung Sebauk merasa dirugikan. Selama ini tidak pernah, kesulitan air bersih. Tapi hasil “kreasi” PDAM, sebelum puasa lalu, warga Tanjung Sebauk mengalami penderitaan panjang.

“Kami terpaksa ambil air dari sumbernya, dekat bak penampungan Pamsimas,” Amiruddin memandang lokasi sumber air cukup jauh dari permukiman warga. “Lokasi sumber air bersih, atau bak penampungan itu, sekitar setengah kilometer jauhnya.”

Sekali lagi, ia sangat kecewa dengan perbuatan pegawai PDAM. Berani ambil alih pipa Pamsimas, dan disatukan pipa mereka, namun air bersih tidak kunjung mengalir.

“Kalau belum mampu, memberikan pelayanan air bersih hingga ke Tanjung Sebauk,” Amiruddin menyarankan. “Jangan pula, pipa air Pamsimas di ambil alih.”

Febri Amiruddin, informasi di terima, menjabat Kabag Umum PDAM Tirta Nusa Natuna, ketika dihubungi via ponsel, Selasa 9 Juni 2020, terdengar nada masuk, tapi dialihkannya. Sementara Direktur PDAM Tirta Nusa Natuna Hendro, hingga berita di publikasi, belum di konfirmasi.

“Kemarin ada pegawai PDAM meminta tagihan air bersih,” kata Amiruddin. “Tapi seluruh warga Tanjung Sebauk tidak mau bayar, karena tidak pernah mengalir air bersihnya.” (*andy surya)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here