Peristiwa Pengeroyokan di Serasan Berdamai, Kapolsek: Bukan Pengkeroyokan Melainkan Perkelahian

0
226
AHIM, dari pihak keluarga AG tandatangani surat perdamaian

NATUNA, KABARTERKINI.co.id – Peristiwa empat pemuda mengeroyok AG (24) -nama disamarkan- di Jalan Genting, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Jumat malam 11 Juni lalu, berakhir damai antar keluarga. Perdamaian antar keluarga itu berlangsung di Polsek Serasan.

“Dari hasil pendalaman keterangan kami peroleh, bukan kasus pengeroyokan, melainkan perkelahian satu lawan satu. Akhirnya keluarga kedua belah pihak minta berdamai. Kami dari Kepolisian hanya memfasilitasi,” kata Kapolsek Serasan Ipda Muhammad Fadli via ponsel, Senin 14 Juni 2021.

Tokoh Pemuda Air Raya, Serasan, Ahim membenarkan telah terjadi perdamaian dari keluarga kedua belah pihak. Jadi, sebagai keluarga AG, ia menandatangani surat perdamaian itu.

“Kemarin rupanya antara ponakan saya, AG berselisih dengan salah satu pelaku. Jalan keluar terbaik, kita berdamai. Apalagi kami masih satu kecamatan, berdamai paling terbaik,” kata Ahim dihubungi via ponsel diwaktu berbeda.

Berita sebelumnya, AG, dilarikan ke Puskesmas Serasan. Pemuda berusia sekitar 24 tahun itu dilarikan ke Pukesmas, karena dikeroyok empat pemuda belum diketahui namanya. Namun ke empat pemuda telah diamankan di Polsek Serasan.

“Para pelaku sudah diamankan anggota, Bang. Kini para pelaku sedang dimintai keterangan di Markas Polsek Serasan,” kata Kapolsek Serasan Ipda Muhammad Fadli dihubungi via ponsel.

Namun Fadli belum bisa memberi keterangan lebih lanjut. Sebab saat kejadian, ia sedang mendampingi Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, yang ikut kunjungan kerja Bupati Natuna Wan Siswandi di Serasan.

“Adik kami dikeroyok di Desa Arung Ayam. Akibat pengeroyokan itu, adik kami mengalami luka-luka, dan di infus karena sempat tidak sadarkan diri,” kata kakak AG dengan raut wajah waswas.

Sementara, ibu AG terlihat menangis, disamping anaknya terbaring di ruang gawat darurat Puskesmas Serasan. Salah seorang perawat pria mengatakan, pihaknya akan melakukan visum untuk mengetahui, apakah AG mengalami luka dalam.

“Saya tidak tahu, apa salah anak saya sampai dikeroyok empat pemuda. Padahal anak saya ini orangnya sangat baik, jarang keluar malam, jika tidak perlu,” kata Ibu AG mulai tampak tegar. (*red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here