
NATUNA, KABARTERKINI.co.id – Seminggu terakhir, Kota Ranai, Ibukota Kabupaten Natuna mengalami kebijakan pemadaman listrik bergilir. Kebijakan ini di umumkan langsung PLN Natuna, dari berbagai platform, salah satunya media sosial.
Sehingga masyarakat ibukota kabupaten didengung-dengungkan pada Pilkada 2024 lalu, “Bupati Baru Natuna Maju” ini, dapat bersiap-siap ketika mendapat giliran pemadaman. Mulai dari mengecas power bank, mempersiapkan lampu darurat atau emergency lamp, lilin, mesin genset dan sebagainya.
Celakanya, meski telah mendapat pemberitahuan, sejumlah masyarakat Ranai tetap berkeluh kesah, karena belum diketahui pasti, pemadaman penerangan dari PLN Natuna akan berlangsung berapa lama.
Otomatis seminggu terakhir ini, Kota Ranai dan sekitar, setiap malam masyarakatnya semakin maju menuju dunia “gelap-gelapan” alias tanpa penerangan.
“Dulu saat terjadi pemadaman masif, pemimpin daerah bakal cepat berkoordinasi dengan pihak PLN,” kata Mustakim pada KABARTERKINI.co.id di salah satu kedai kopi di Kota Ranai, Kamis siang 30 April 2026. “Padahal dulu, infrastruktur milik PLN masih terbatas.”
Dengan infrastruktur terbatas itu, menurut warga Ranai ini, pemimpin daerah sebelumnya terus melobi pemerintah pusat, agar Natuna diberikan mesin pembangkit listrik dengan skala besar, termasuk di kecamatan-kecamatan terpisah dari Kota Ranai.
“Alhamdulillah, dulu dari Kota Ranai hingga kecamatan, selalu terang benderang,” kata Mustakim. “Meski pun ada juga terjadi pemadaman, namun pemimpin daerah sebelumnya tetap sigap berkoordinasi dengan PLN dari tingkat daerah hingga pusat.”
Jadi dengan sejarah panjang pembangunan infrastruktur listrik di Natuna, hendaknya terus dipertahankan, agar pelayanan ke masyarakat tetap maksimal. Ketika terjadi permasalahan pemadaman listrik, segera lakukan koordinasi dengan PLN, apa kendalanya.
“Saya tidak mau menyalahkan siapa pun, intinya kalau ada permasalahan di suatu kawasan yang merugikan masyarakat, pemimpin daerahnya segera berkoordinasi dengan pihak terkait,” kata Mustakim. “Jangan main diam, sepertinya di kawasan itu, tidak punya kepala daerah.” (*Andi)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id








