Cegah Covid-19, Ketua Komisi I DPRD Natuna Pantau Arus Penumpang 

0
128
WAKIL Bupati Natuna Rhodial Huda (kiri) bersama Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar (tengah) saat meninjau penumpang

NATUNA, KABARTERKINI.co.id – Demi antisipasi lonjakan Covid-19, Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar memantau arus naik turun penumpang KM Bahtera Nusantara di Pelabuhan RoRo Tanjung Payung, Penagi, Jumat 4 Juni 2021. Tampak hadir dalam acara, Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda dan Plt Kepala Dishub Natuna Alazi.

Selain melakukan pemantauan, Wan Aris juga melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan (prokes), serta melihat kekurangan dan kendala dihadapi operator transportasi laut itu, di pelabuhan maupun di daratan.

Menurut politisi Partai Nasdem Natuna tersebut, secara keseluruhan penerapan prokes sudah baik. Arus penumpang naik ataupun turun  dilakukan pengecekan suhu badan oleh petugas serta pemeriksaan terhadap dokumen yang harus dilengkapi.

“Cukup bagus, saya lihat penumpang turun dari kapal dilakukan bertahap, penerapan seperti ini dapat menghindari kerumunan. Ini lah gunanya kita melakukan pengecekan dilapangan agar semua bisa jelas. Kami ingin Natuna bebas dari Covid-19,” kata Aris.

Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda mengatakan, untuk pelaksanaan kontrol naik turun penumpang, sebenarnya sudah relatif aman. Sebab saat penumpang naik sudah di cek, begitupun saat turun.

“Kemungkinan lolos dari pengecekan sangat kecil. Meski pun demikian kita harus tetap waspada, karena virus ini tidak terlihat mata. Bagaimana cara kita dapat mengantisipasinya, harus selalu taat dan patuh pada prokes,” kata Wak Yal -biasa disapa.

Dalam pemantauan, Wak Yal terlihat berdialog dengan kapten kapal, bersama Ketua Komisi I dan Plt Dishub. Dia menanyakan kekurangan dan kendala yang dihadapi selama ini oleh operator transportasi.

“Tadi sudah berbicara dengan kapten kapal, selama berlabuh dan mengelilingi pulau-pulau di Natuna ini, apa kendala mereka?” ucapnya sambil menambahkan, kendala para penjual jasa transportasi laut ini, antara lain, belum adanya pelabuhan khusus RoRo di rute-rute yang mereka lalui, misalnya Kecamatan Midai.

“Kedepan, saya bersama Bupati Natuna Pak Wan Siswandi akan menyampaikan kendala tersebut kepada pemerintah pusat. Supaya dapat dibangun pelabuhan RoRo disejumlah kecamatan. Sehingga proses naik turun penumpang dan sandar kapal RoRo menjadi mudah. Kita minta kepada pusat pelan-pelan membangun, tidak sekaligus,” pungkas Wak Yal. (*red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here